

4.6
5 users
Reviewed this
100% users
Recommended this
MEMBER'S REVIEW#FakeFree and AuthenticFilter |
Sort by:
newest
6 minutes ago
Prifiew recommends this product!
Review UNITARY Global Sunscreen UV Protector SPF 50+ PA++++
Basic Information
Harga: ± Rp45.000
Isi: 50 mL
Kategori: Physical Sunscreen (100% Zinc Oxide)
Durasi Pemakaian: ± 3 bulan (3 tube)
SPF di Kemasan: SPF 50+ PA++++
Hasil Uji SPF:
* SPF 51,7 (Skinproof)
* SPF 62,56 (DSM)
Jumlah Pemakaian:
* 1 jari untuk wajah
* 1 jari untuk leher
Dengan jumlah pemakaian tersebut dan reapplication rutin, 1 tube 50 mL bertahan sekitar 1 bulan di saya.
⸻
Kenapa Saya Tertarik Mencoba?
Jujur, alasan awal saya membeli sunscreen ini cukup sederhana: harganya terlalu murah untuk ukuran physical sunscreen.
Saat banyak physical sunscreen dijual dengan harga lebih mahal, isi lebih sedikit, dan white cast yang kadang benar-benar tidak masuk akal, UNITARY menawarkan:
* 100% zinc oxide
* SPF tinggi
* isi 50 mL
* harga sekitar Rp45 ribu
Sebagai seseorang yang sempat mengira physical sunscreen adalah pilihan terbaik untuk kulit saya, produk ini langsung menarik perhatian.
⸻
First Impression
Bau
Ada fragrance, tetapi sangat tipis. Aromanya mengingatkan saya pada sabun GIV, mirip dengan beberapa sunscreen sport lokal, hanya jauh lebih lembut dan tidak terlalu terasa.
Warna
Putih seperti physical sunscreen pada umumnya.
Tekstur
Teksturnya fluid lotion. Tidak terlalu cair, tetapi juga tidak kental. Saat disentuh terasa ringan dan halus.
Yang paling mengejutkan adalah teksturnya tidak terasa terlalu talc-y atau kapur seperti banyak physical sunscreen lain yang pernah saya coba.
Konsistensi
Sedang, tetapi sedikit lebih condong ke ringan.
Finish
Velvet matte.
Di kulit saya yang sangat berminyak, finish awalnya terlihat velvet matte yang cukup rapi dan nyaman.
⸻
Performance
Spreadability-nya menurut saya cukup bagus. Karena formulanya tidak terlalu powdery, sunscreen ini mudah diratakan dan tidak terasa seperti sedang mengoleskan pasta putih ke wajah.
Waktu set sekitar 1 menit sampai 1 menit 30 detik.
Saya tetap menyarankan menunggu beberapa menit sebelum keluar rumah karena sunscreen ini masih memiliki sedikit white cast yang akan terlihat lebih merata setelah film sunscreen terbentuk dengan baik.
Selama pemakaian saya tidak mengalami:
* pilling
* perih di mata
* bruntusan
* komedo
* jerawat tambahan
Walaupun begitu, saat kondisi kulit saya sedang sensitif atau barrier sedang kurang baik, sunscreen ini kadang membuat wajah terasa sedikit panas atau kemerahan. Menurut saya ini lebih karena karakter 100% zinc oxide yang cenderung lebih mengeringkan dibanding sunscreen yang lebih hydrating.
⸻
White Cast & Tampilan di Kulit
Untuk physical sunscreen 100% zinc oxide, saya justru cukup terkejut dengan hasilnya.
White cast memang ada.
Tetapi tidak sampai level “Casper the Ghost”.
Di kulit saya yang light skin tone, white cast lebih terasa seperti tone-up yang cukup natural.
Kalau harus memberi angka:
White cast: 6/10
Masih jelas terlihat, tetapi tidak separah banyak physical sunscreen lain yang pernah saya coba.
Namun saya tetap kurang merekomendasikannya untuk medium hingga dark skin tone karena white cast akan lebih terlihat.
⸻
Oil Control & Ketahanan
Karena kandungan zinc oxide-nya tinggi, oil control sunscreen ini menurut saya cukup bagus.
Untuk aktivitas sekolah sehari-hari, sunscreen ini masih membantu menahan minyak lebih baik dibanding banyak sunscreen hydrating.
Saat cuaca panas atau berkeringat, keringat kadang terlihat sedikit keruh atau putih karena kandungan zinc oxide.
Untuk hujan dan aktivitas outdoor ringan, performanya masih oke.
Produk ini juga memiliki klaim sweat resistant dan water resistant. Menurut pengalaman saya, klaim tersebut memang ada, tetapi tidak sekuat yang saya bayangkan.
Sunscreen masih bisa bergeser atau sedikit luntur saat tergesek pakaian, masker, atau area kerah.
Kalau dibanding sunscreen olahraga yang benar-benar dibuat untuk aktivitas berat, daya lekatnya masih tergolong biasa saja.
Karena itu saya lebih melihat sunscreen ini sebagai:
Physical sunscreen harian yang masih cukup oke dipakai outdoor.
Bukan sunscreen olahraga hardcore yang benar-benar dibuat untuk kondisi ekstrem.
Rating Proteksi
Indoor: 10/10
Untuk aktivitas sekolah, kelas, kantor, atau kegiatan indoor biasa, menurut saya proteksinya sudah sangat memadai.
Outdoor: 8/10
Masih bagus untuk aktivitas luar ruangan normal, tetapi bukan yang paling tahan lama untuk olahraga berat.
⸻
Reapplication
Reapplication menurut saya cukup nyaman karena teksturnya fluid.
Bahkan setelah 2–3 kali reapply, sunscreen ini masih terasa cukup ringan.
Memang mulai terasa ada lapisan tambahan di kulit, tetapi tidak sampai mengganggu.
Di akhir hari, finish yang awalnya velvet matte biasanya berubah menjadi sedikit lebih berminyak pada kulit saya yang sangat oily. Namun masih dalam batas yang wajar dan tidak sampai terlihat berlebihan.
⸻
Moisturizer Compatibility
Saya pribadi lebih suka menggunakan moisturizer terlebih dahulu sebelum sunscreen ini.
Alasannya sederhana:
* membantu mengurangi kesan kering
* membantu white cast terlihat sedikit lebih halus
* membuat finish menjadi lebih natural matte
Tanpa moisturizer, sunscreen ini tetap bisa digunakan dengan nyaman. Namun saya merasa hidrasi dari sunscreen ini sendiri belum cukup untuk kebutuhan kulit saya.
⸻
Cleansing
Karena ini physical sunscreen dengan klaim sweat dan water resistance, saya lebih menyarankan menggunakan cleansing oil untuk hasil pembersihan yang maksimal.
Face wash saja sebenarnya bisa membantu membersihkan, tetapi saya pribadi lebih tenang jika menggunakan cleansing oil terlebih dahulu.
⸻
Packaging
Packaging-nya berbentuk tube.
Kelebihan:
* tidak mudah bocor
* travel friendly
* mudah mengeluarkan produk sampai hampir habis
* terdapat mixing ball di dalam kemasan
* lubang aplikator kecil sehingga cukup presisi
Kekurangan:
* tutup berbentuk ulir sehingga perlu diputar
* kurang ramah untuk pengguna dengan grip yang lemah
* tidak terlalu mudah digunakan dengan satu jari
⸻
Accessibility
Secara visual, kemasannya cukup netral dengan dominasi warna putih dan biru.
Menurut saya justru tidak terlalu menonjol dibanding sunscreen lain sehingga agak kurang mudah dikenali dari jauh.
Tulisan pada kemasan juga tidak terlalu besar.
Untuk pengguna yang sensitif terhadap aroma, sunscreen ini masih tergolong aman karena fragrance-nya sangat ringan.
⸻
Eco-Friendliness
Dari sisi lingkungan, menurut saya masih biasa saja.
* Tidak tersedia refill.
* Tidak tersedia ukuran besar.
* Terdapat beberapa komponen tambahan seperti tutup dan mixing ball.
* Kemasan tube cukup fleksibel sehingga produk mudah dihabiskan.
⸻
Cocok Untuk
✔ Kulit berminyak hingga sangat berminyak
✔ Light skin tone
✔ Pengguna yang ingin mencoba physical sunscreen
✔ Aktivitas indoor dan outdoor ringan
✔ Pengguna yang menyukai finish velvet matte
✔ Pengguna yang mencari physical sunscreen murah
Kurang Cocok Untuk
✖ Kulit kering
✖ Medium hingga dark skin tone
✖ Aktivitas olahraga berat
✖ Pengguna yang tidak suka white cast sama sekali
⸻
Kesimpulan
Ini adalah salah satu produk yang paling membuat saya berkata:
“Saya respect produk ini lebih dari saya suka produk ini.”
Bukan karena produknya buruk.
Justru sebaliknya.
Untuk ukuran physical sunscreen 100% zinc oxide dengan harga sekitar Rp45 ribu dan isi 50 mL, performanya menurut saya sangat mengesankan.
White cast memang masih ada.
Efek kering juga masih ada.
Tetapi keduanya jauh lebih bisa ditoleransi dibanding banyak physical sunscreen lain yang pernah saya coba.
Yang paling mengejutkan justru adalah betapa ringan, halus, dan nyaman sunscreen ini saat digunakan.
Alasan saya berhenti memakai produk ini bukan karena produknya jelek, melainkan karena saya mulai merasa kulit saya menjadi sedikit lebih kering dan saya akhirnya menemukan sunscreen lain yang lebih sesuai dengan kebutuhan kulit saya saat ini.
Kalau kamu mencari physical sunscreen yang terjangkau, mudah ditemukan, dan masih nyaman dipakai sehari-hari, menurut saya UNITARY berhasil menawarkan paket yang sangat menarik.
Kelebihan terbesar:
* Harga sangat terjangkau
* SPF hasil uji tinggi
* Tekstur ringan untuk physical sunscreen
* Oil control cukup baik
* White cast lebih ringan dibanding ekspektasi
Kekurangan terbesar:
* Tetap memiliki white cast
* Bisa terasa mengeringkan
* Daya tahan outdoor tidak sekuat sport sunscreen sejati
Rating
Tekstur: 9/10
Finish: 8,5/10
Proteksi Indoor: 10/10
Proteksi Outdoor: 8/10
Overall: 8,5/10
Worth It?
Menurut saya, iya.
Dan jujur, saya rasa produk ini layak mendapatkan hype yang dimilikinya.
Tidak sempurna, tetapi untuk harga yang ditawarkan, performanya jauh lebih baik daripada yang saya ekspektasikan.
Usage Period : 1 month - 3 months
Purchase Point : Shopee
28 Apr 2026
amaliaarumsari recommends this product!
Beli ini karena iklannya dimana2. Aku suka packaging botolnya kecil dan karena harus di shake ini pas banget ukurannya. Konsistensinya cair banget dan kalau ga d shake bakal ada 2konsistensi cair dan kental yg gak nyatu. Tidak ada whitecast, tidak menimbulkan komedo. Makeup ku juga aman tp aku berhenti repurchase karena ada issue (yg gatau beneran atau engga) padahal udah berkali2 repurchase ;(
Usage Period : 6 months - 1 year
Purchase Point : Tiktok Shop
25 Feb 2026
Starlight recommends this product!
Ini sunscreen yang paling aku suka. Bikin aku jatuh cinta banget. Pertama, buat kulit kombinasi kayak aku yang berminyak di T-zone, tapi kering di U-zone, ini tuh kayak perfect banget. Finishnya di aku nggak matte, tapi nggak becek kayak kilang minyak jugaa. Tapi bagus. Kayak my skin but better aja gitu, dari segi teksturnya, finishnya, look-nya, semua aku suka.
Udah gitu, karena SPF-nya 50, aku yakin ini super nge-protect wajahku dari sinar matahari. Nah si tekstur ini ya, teksturnya tuh cair jadi awalnya bikin ragu gitu beneran bisa ngeprotect gak nih? Tapi ternyata tetap protektif dongg karena spf nya 50 dan sudah ada uji lab yang ngedukung klaimnya. Di kulit rasanya super ringan, nggak berat, dan cepat nyerep. Sumpah dengan klaim spf 50 ini ringan pol deh pokoknya di wajah. Aku sejatuh cinta itu sama unitary global ini.
Cuma minusnya, botolnya ini loh, di bagian pelototannya, itu tuh kadang sering luber, jadi luber ke pinggir botolnya, ketutupnya, yang mana bikin berantakan. Tapi as long kita bisa rutin ngbersihinnya sih harusnya nggak apa-apa ya.
Aromanya juga enggak ada aroma yang mengganggu. Semuanya perfect lah. Nah, hydrating juga iya, ngelindungin kulit juga iya. Pokoknya udah deh, secinta itu aku sama unitary inii 💕💕
Usage Period : 3 months - 6 months
Purchase Point : Tiktok Shop
23 Feb 2026
Milaakr_09 recommends this product!
Sebelumnya, aku beberapa kali ganti ss buat nemuin mana yang cocok di aku, lulus SMA cobalah cari-cari sebenarnya apasih yang salah dikulit aku, terus akhirnya nyobalah ss yang tipe physical, dan pas bgt pilih produk dari Unitary ini. dan hasilnya, GONG! aku susah banget ngilangin tekstur kulit terutama dibawah bagian mata dan deket idung, beruntusan di dahi juga. TAPI! PAKE INI, aku sampe monangis karena sebagus itu! kuatin basic skincare sama jangan skip ss tuh mantap sih hasilnya. kayaknya ini bakal jadi ss tetap aku si, btw teksturnya cair, gampang diblend, ga whitecast lho yaa, terus hasilnya bagus, ga terlalu sticky dan okelah ngontrol minyak, kalian harus coba sih! Luv u Unitary:^

Usage Period : 1 month - 3 months
Purchase Point : Shopee
18 Jan 2026
fitardiani recommends this product!
Tertarik produk sunscreen dari unitary karena dia punya sunscreen untuk tipe kulit yang berbeda-beda, salah satunya yang ini. Di kulit ku yang berminyak, dia ga begitu nahan minyak, TAPI dia ga bikin kulitku jadi makin berminyak, jadi masih aman banget buat dipake dibawah make up sehari-hari
Usage Period : 3 months - 6 months
Purchase Point : Shopee


